Tomas Trucha memimpin sesi latihan pertama PSM Makassar setelah diumumkan sebagai pelatih baru.
Pemain PSM Makassar berlatih di Stadion Kalegowa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada hari Rabu (29/10/2025) sore.
Pelatih berusia 54 tahun tersebut mengenakan jersey, celana, dan topi berwarna hitam.
Latihan tim PSM Makassar dimulai pada pukul 16.00 WITA.
Tomas Trucha memberikan petunjuk sebelum latihan dimulai.
Kemudian selama 30 menit ia fokus pada peningkatan kondisi fisik pemain.
28 pemain mengikuti latihan yang dibagi ke dalam tujuh kelompok.
Latihan sprint sejauh 10-15 meter terus-menerus diberikan kepada Fernandes dan rekan-rekannya.
Kemudian, mereka berlari dengan formasi L.
Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kelincahan, kemampuan berubah arah secara cepat, serta menjaga keseimbangan.
Tidak berhenti di situ, pemain PSM Makassar diminta untuk berlari sesuai dengan warna cone mangkuk yang disebut oleh Tomas Trucha.
Terdapat mangkuk berbentuk kerucut dengan warna biru, hijau, kuning, dan merah.
Pasukan Ramang harus berlari sesuai dengan warna yang diperintahkan oleh pelatih berusia 54 tahun tersebut.
Jika ada yang bersalah, maka diwajibkan melakukan push up.
Kemudian Tomas Trucha mulai memperkenalkan ‘daftar’ strategi kepada pemain PSM Makassar.
Setelah latihan, Tomas Trucha mengungkapkan bahwa dalam latihan pertama ini, fokusnya adalah untuk saling mengenal antara dirinya dengan rekan tim.
Pemain memperlihatkan apa yang mampu dilakukan oleh PSM Makassar.
“Ada beberapa prinsip yang perlu disepakati bersama selama saya melatih di sini,” katanya.
Misalnya, katakanlah, zona apa yang perlu digunakan saat menyerang.
Pemain juga harus memahami di mana posisinya seharusnya berada.
“Beberapa orang pasti berada di dalam kotak saat menyerang dan berapa banyak orang yang tetap berada di belakang,” kata mantan pelatih Penang FC ini.
Tomas Trucha merasa puas dengan intensitas yang ditunjukkan oleh para pemainnya. Sisa aspek teknik dan taktis akan ditingkatkan.
Menurutnya, kedua hal tersebut akan membaik seiring berjalannya waktu.
“Mereka perlu memahami apa yang saya inginkan, dan ini bisa meningkat seiring berjalannya waktu. Mereka harus mengenal saya serta tahu apa yang saya harapkan diterapkan dalam latihan maupun pertandingan,” katanya.
Sinyal Ubah Gaya Main
Tomas Trucha menunjukkan rencana mengadopsi pendekatan bermain yang berbeda untuk PSM Makassar.
Pelatih baru PSM Makassar yang berasal dari Republik Ceko telah diumumkan sebagai pengganti Bernardo Tavares.
Bernardo Tavares terkenal sebagai pelatih yang realistis. Ia tidak mengutamakan permainan yang menarik, tetapi sepak bola yang efisien.
Tata bentuk yang digunakan adalah 3-5-2, 4-2-3-1, dan 4-1-4-1.
Meskipun demikian, formasi ini sangat fleksibel dalam pertandingan.
Selama 3,5 tahun dipimpin oleh Bernardo Tavares, tim Juku Eja cenderung bermain dengan pertahanan yang rapat.
Saat kehilangan bola, pemain kembali ke area pertahanan.
Kira-kira 10 pemain berada di wilayah sendiri, hanya tersisa satu pemain di depan.
Namun, setelah bola berhasil direbut dari lawan, serangan balik cepat segera dilakukan melalui sisi sayap.
PSM Makassar pada saat itu memanfaatkan ketidaksiapan sistem pertahanan lawan untuk melakukan peralihan dan mencetak gol.
Maka, dominasi bola PSM Makassar sering kali rendah saat berlatih di bawah arahan Bernardo Tavares.
Namun, serangan yang dilakukan terbukti efektif.
Kini muncul gaya baru yang tampaknya akan dijalani oleh Tomas Trucha sebagai pengganti Bernardo Tavares di PSM Makassar.
Pelatih dengan sertifikat UEFA Pro ini memiliki pendekatan unik dalam sepak bola.
Formasi digunakan 4-2-3-1.
Pelatih Tomas Trucha membawa PSM Makassar tampil lebih agresif dan menguasai permainan.
“Saya tidak suka menunggu, dia ingin timnya menguasai bola. Semakin banyak penguasaan bola yang dimiliki tim kita dan semakin sedikit yang dimiliki lawan, maka mereka akan lebih sulit menciptakan peluang terhadap kita,” katanya dalam konferensi pers peluncuran di Store PSM Makassar, Jl Balai Kota, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Selasa (28/10/2025).
Tomas Trucha berharap PSM Makassar tampil lebih terstruktur, baik dalam bertahan maupun saat menyerang.
Ia akan meminta Akbar Tanjung dan kawan-kawannya untuk melakukan pressing tinggi saat kehilangan bola.
“Saya ingin kita memberikan tantangan kepada lawan. Ketika kita kehilangan bola, kita segera bereaksi untuk memperoleh kembali bola tersebut,” kata mantan pelatih Penang FC ini.
Selain itu, pelatih berusia 54 tahun tersebut mengharapkan PSM Makassar tampil dengan agresif. Menghasilkan banyak kesempatan maupun gol.
Saat ini, klub andalan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) tidak lagi mampu mencetak gol ke gawang lawan dengan efektif.
Dari delapan pertandingan yang telah dijalani dalam Super League 2025/2026, PSM Makassar baru mencetak delapan gol. Artinya, rata-rata satu gol per pertandingan.
“Kami ingin tim ini menghasilkan banyak kesempatan untuk mencetak gol,” tegasnya.
Tomas Trucha berkomitmen untuk berusaha keras dalam meningkatkan kemampuan pemainnya selama latihan. Harapan besar diarahkan agar mendapatkan hasil yang positif dalam pertandingan.
“Saya berharap usaha dan apa yang ditunjukkan dalam latihan akan membuahkan hasil dalam pertandingan,” katanya.










